PRODUKTIVITAS PRIMER FITOPLANKTON DI TELUK BUNGUS

Faurizki Fitra 1)*, Indra Junaidi Zakaria1), Syamsuardi2)

1) Laboratorium Ekologi Hewan, Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Andalas, Kampus UNAND Limau Manis Padang – 25163
2) Herbarium ANDA, Kampus UNAND Limau Manis Padang – 25163
*) Koresponden : faurizki_fitra@yahoo.com

ABSTRAK

Studi mengenai produktivitas primer fitoplankton di Teluk Bungus dilakukan pada Mei
2012. Tujuan studi ini untuk menentukan produktivitas primer fitoplankton dan
hubungannya dengan beberapa faktor lingkungan yang diukur. Van dorn water sampler
digunakan mengkoleksi sampel air untuk keperluan analisis klorofil-a dan fisika kimia
perairan. Produktivitas primer fitoplankton masih dikategorikan normal (bagus)
dengan kisaran kadar klorofil-a dari 0,07 to 0,66 mg/m3. Kadar klororfil-a berkorelasi
positif secara signifikan dengan salinitas (r = 0,88).
Kata kunci : klorofil-a, fitoplankton, produktivitas primer

Download PDF [664KB]

AN INVESTIGATION OF OTTERS TRADING AS PET IN INDONESIAN ONLINE MARKETS

Aadrean
Supportive Environments for the Region’s Otters (SERO) http://seroberangberang.org/
Email: a2drean@gmail.com

ABSTRACT

Otters trading as pet in Indonesian online markets have been investigated from January to May 2012. Two species of otter (Aonyx cinerea and Lutrogale perspicillata) were recorded sold in online market. All of trading were recognized from Java island with East Java (Jawa Timur) province the biggest trade activity. Price vary from 150,000 to 800,000 IDR for one-week new born baby to five month juvenile cubs. Delivery mechanisms were also described.
Keywords: animal trading, online market, internet

Download PDF [605KB]

Tingkat Kematian Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus Burch.) Pada Pengangkutan Sistem Tertutup

Muh. Nadjmi Abulias
Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Abstrak

Penelitian mengenai “Mortalitas benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus Burch.) pada tingkat kepadatan berbeda dengan system pengangkutan tertutup” telah dilakukan selama enam jam di UPBAT Singasari Banyumas dan Cilacap pada bulan Nopember 2000. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah tingkat kepadatan benih ikan lele dumbo yaitu: (A) 100 ekor/L air, (B) 125 ekor/L air dan (C) 150 ekor/L air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mortalitas benih ikan lele dumbo pada kepadatan 100 ekor/L sebesar 8%, kepadatan 125 ekor/L sebesar 10.4% dan kepadatan 150 ekor/L sebesar 11.4%.

[Download PDF 4.5MB]