PENGARUH SUMBER KARBON DAN NITROGEN TERHADAP PRODUKSI PROTEASE ALKALI DARI Bacillus sp. M 1.2.3 TERMOFILIK

Rozana Zuhri, Anthoni Agustien dan Yetria Rilda

Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas, Padang
E-mail: zhue_rieismak@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber karbon dan nitrogen
terhadap produksi protease alkali dari Bacillus sp. M 1.2.3 . Isolat M 1.2.3 . termofilik berasal
dari sumber air panas Sungai Medang Kerinci, Jambi. Pengukuran aktifitas protease
alkali menggunakan metode Ward. Sedangkan protein menggunakan metode Lowry.
Hasil penelitian diperoleh Sumber karbon yang memberikan hasil terbaik terhadap
produksi protease alkali adalah amilum 1% dengan Sumber nitrogen ammonium sulfat
((NH 4 ) 2 SO 4 ) 1%.
Kata kunci: Sumber karbon, Sumber nitrogen, protease alkali, Bacillus sp. M1.2.3

Download PDF [639KB]

ESTIMASI CADANGAN KARBON DI ATAS PERMUKAAN TANAH DAN KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN DI HUTAN BUKIT TANGAH PULAU AREA PRODUKSI PT. KENCANA SAWIT INDONESIA (KSI), SOLOK SELATAN

Sri Wahyuni, Chairul dan Ardinis Arbain

Laboratorium Ekologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas, Padang
Email: sriwahyunisyam@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tentang estimasi cadangan karbon di atas permukaan tanah dan
keanekaragaman jenis tumbuhan di hutan Bukit Tangah Pulau areal produksi PT.
Kencana Sawit Indonesia (KSI), Solok Selatan telah dilakukan pada bulan September
sampai Oktober 2012. Penelitian dilakukan dengan metode non-destructive sampling
untuk pengukuran biomassa pohon hidup, pohon mati, dan kayu mati, dan metode
destructive sampling untuk pengukuran biomassa tumbuhan bawah dan serasah.
Pengukuran tingkat keanekaragaman jenis tumbuhan dengan menggunakan indeks
diversitas. Analisis data berupa penghitungan karbon dari biomassa hidup dan bahan
organik mati, serapan CO 2 oleh pohon, indeks nilai penting, dan indeks diversitas
tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan cadangan karbon di atas permukaan tanah di
hutan Bukit Tangah Pulau termasuk dalam kategori tinggi dengan jumlah 63572,85 ton,
jumlah serapan CO 2 oleh pohon adalah sebesar 222469,55 ton, dan keanekaragaman
jenis tumbuhan tergolong sedang.
Kata kunci: cadangan karbon, serapan CO2, keanekaragaman jenis tumbuhan

Download PDF [654 KB]

STUDI ETNOBOTANI DAN BENTUK UPAYA PELESTARIAN TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN DALAM UPACARA ADAT KENDURISKO DI BEBERAPA KECAMATAN DI KABUPATEN KERINCI, JAMBI

Denilya Suswita, Syamsuardi dan Ardinis Arbain

Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Padang,
Sumatera Barat
E-mail: denilyasuswita@ymail.com

ABSTRAK
Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juni sampai November 2012 di beberapa
Kecamatan di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, yang bertujuan untuk mengidentifikasi
jenis-jenis tumbuhan apa saja yang digunakan dalam upacara adat kenduri sko dan
pemanfaatannya, mengetahui tingkat kesamaan jenis serta mengetahui bentuk upaya
pelestarian tumbuhan oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah survey
observasi dan depthinterview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan 37
jenis tumbuhan yang tergolong dalam 22 famili. Pinang (Areca catechu L.) merupakan
tumbuhan yang paling banyak digunakan dalam prosesi upacara adat kenduri sko (UV =
0.57). Daerah yang memiliki indeks kesamaaanpenggunaan tumbuhan tertinggi
didapatkan padaKecamatan Keliling Danau (Jujun) dan Kecamatan Gunung Raya
(Lempur) sebesar 98%. Bentuk upaya pelestarian yangdilakukan yaitu adanya tempat
yang dikeramatkan seperti “rimbo larang” (bukit pinang dan kebun cempako) dan
“rimbo sakti”, serta budidaya tumbuhan di kebun,ladang dan di sekitar pekarangan
rumah warga.
Kata Kunci: Etnobotani, kenduri sko, pemanfaatan, pelestarian, Kerinci, Jambi

Download PDF [766KB]

KELIMPAHAN DAN POLA DISTRIBUSI BURUNG RANGKONG (BUCEROTIDAE) DI KAWASAN PT. KENCANA SAWIT INDONESIA (KSI), SOLOK SELATAN, SUMATERA BARAT

Rahma Fitry Nur 1) * , Wilson Novarino 2) , Jabang Nurdin 1)

1) Laboratorium Ekologi Hewan, Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Andalas, Kampus
UNAND Limau Manis Padang – 25163
2) Museum Zoologi, Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Andalas, Kampus UNAND
Limau Manis Padang – 25163
*Koresponden : rahmafitrynur@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian tentang kelimpahan dan pola distribusi burung rangkong di kawasan PT.
Kencana Sawit Indonesia (KSI) Solok Selatan, Sumatera Barat telah dilakukan dari bulan
September sampai Oktober 2012. Penelitian ini menggunakan metode transek untuk
sensus populasi burung rangkong dengan berjalan sejauh 2 km pada dua kondisi
habitat. Data pola distribusi burung rangkong menggunakan metode Paired Quadrat
Variance (PQV). Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan delapan jenis burung
rangkong dan 130 individu selama pengamatan. Jenis burung rangkong yang
didapatkan adalah Buceros rhinoceros, Rhinoplax vigil, Anorrhinus galeritus, Aceros
corrugatus, Aceros comatus, Rhyticeros undulatus, Anthracoceros albirostris dan
Anthracoceros malayanus. Pola distribusi burung rangkong berbeda-beda, pola
distribusi mengelompok ditemukan pada Buceros rhinoceros dan Rhinoplax vigil, pola
ditribusi acak ditemukan pada Aceros comatus dan Anthracoceros albirostris kemudian
pola distribusi seragam ditemukan pada Anthracoeros malayanus.
Kata kunci : Kelimpahan, rangkong, jenis dan pola distribusi

Download PDF [568KB]

ANALISIS PENGELOLAAN UNTUK MENINGKATKAN UPAYA KONSERVASI DI TAMAN MARGASTWA DAN BUDAYA KINANTAN KOTA BUKITTINGGI

Yurieni Miradona, Wilson Novarino, Rizaldi

Jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas, Padang
Email: yurienimiradona@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip kesejahteraan
hewan (animal welfare) di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan ditinjau dari
standar pengelolaan kebun binatang yang berlaku. Penelitian dilakukan dari bulan
Agustus 2012 sampai September 2012 dengan metode survey. Pengamatan kondisi
kandang dilakukan dengan menggunakan formulir ACRES (Animal Concerns Research
and Education Society) dengan skor penilaian berkisar dari 1 = Sangat Buruk, 2 = Buruk,
3 = Biasa, 4 = Baik dan 5 = Sangat Baik. Kondisi kesejahteraan hewan (animal welfare)
dikaji dengan melakukan pengamatan kondisi kandang dan wawancara dengan petugas
di lapangan. Data dianalisis dengan Metode SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa
penerapan kesejahteraan hewan dalam pengelolaan TMSBK ditinjau dari standar
ACRES berada sangat jauh di bawah standar. Skor rata-rata yang diperoleh adalah 1,76
berada dalam penilaian antara Sangat Buruk dan Buruk. Besarnya pendapatan yang
diperoleh oleh TMSBK dibandingkan dana operasional setiap tahunnya, tidak diikuti
oleh kemampuan pengelola dalam menerapkan prinsip kesejahteraan hewan secara
optimal. Dari hasil analisis SWOT dapat dirumuskan bahwa TMSBK berada pada kondisi
yang tidak menguntungkan. Strategi yang dapat dirumuskan adalah strategi WT yaitu
dengan meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman. TMSBK perlu
pendampingan teknis agar bisa meminimalkan kelemahan internal dengan cara
meningkatkan kekuatan, dan pada saatnya nanti berupaya untuk menghindari ancaman
yang dihadapi.
Kata Kunci : kesejahteraan hewan, pengelolaan, kebun binatang

Download PDF [726KB]

PENGARUH KONSENTRASI INOKULUM DAN INDUSER TERHADAP PRODUKSI PROTEASE ALKALI Bacillus sp. ISOLAT MI. 2.3 TERMOFILIK

Widya Lestari, Anthoni Agustien dan Yetria Rilda

Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas, Padang
E-mail: lied_lestataria@ymail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi inokulum dan induser
yang berbeda terhadap peningkatan aktifitas protease alkali. Hasil penelitian diperoleh
MI. 2.3 memiliki aktifitas enzim tertinggi dan kurva pertumbuhan tercepat. Isolat MI. 2.3
memiliki konsentrasi inokulum terbaik 5% dengan dengan induser kasein 1%.
Kata kunci: protease Alkali, termofilik, inokulum, inducer, aktifitas spesifik enzim

Download PDF [635KB]

PERTUMBUHAN BEBERAPA TANAMAN UNTUK REVEGETASI YANG DIINOKULASI EKTOMIKORIZA PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA OMBILIN

Julida Herdina, Zozy Aneloi Noli dan Chairul

Laboratorium Riset Fisiologi Tumbuhan, Jurusan Biologi Universitas Andalas, Padang
E-mail: julida.herdina@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tentang pertumbuhan beberapa tanaman untuk revegetasi yang diinokulasi
ektomikoriza pada lahan bekas tambang batubara Ombilin yang telah dilakukan pada
bulan Juni sampai Oktober 2012 di rumah kaca dan dilanjutkan di Laboratorium
Fisiologi Tumbuhan Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap
factorial (RAL faktorial) dengan faktor pertama dosis ektomikoriza yang terdiri 2 taraf
yaitu yaitu tanpa ektomikoriza dan 2 tablet ektomikoriza/tanaman, dan faktor kedua
yaitu jenis tanaman yang terdiri dari 4 taraf yaitu bibit mahoni (Swietenia mahagoni
Jack), bibit meranti (Shorea. sp), bibit bayur (Pterospermum javanicum Jungh) dan bibit
pulai (Alstonia scholaris L. R. Br.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan
kimia tanah sebelum diinokulasi tergolong rendah, dan mengalami peningkatan setelah
diberi perlakuan. Pemberian 2 tablet ektomikoriza digunakan tidak berbeda nyata
terhadap pertumbuhan dan bobot kering tanaman, namun jens tanaman memberikan
pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan bobot kering tanaman selama 16
minggu pengamatan. Dosis 2 tablet ektomikoriza mampu mempengaruhi derajat infeksi
hingga 52% dengan kriteria tinggi dan tingkat ketergantungan (mycorryzal dependency)
dengan kriteria kurang terhadap beberapa tanaman untuk revegetasi selama 16 minggu
pengamatan.
Kata kunci: ectomycorrhiza, revegetation, coal mined

Download PDF [600KB]